Minggu, 02 Januari 2022

KEPOMPONG DAN KUPU-KUPU

Seorang anak sedang mengamati kupu-kupu yang sedang berjuang keluar dari kepompongnya. Kupu-kupu itu kecil itu memaksa keluar dari lubang kecil kepompong dalam waktu yang lama.

Saat melihat usaha kupu-kupu yang semakin payah, anak itu memutuskan untuk menolongnya. Diambilnya sebuah pisau kecil, lalu memotong sisa kepompong yang menghalangi keluarnya kupu-kupu.

Dengan mudah kupu-kupu keluar dari kepompong, namun dengan tubuh yang menggembung dengan sayap yang mengkerut. Anak itu mengamati kembali dengan harapan, sayap kupu-kupu akan mekar dan melebar untuk selanjutnya akan terbang.

Kenyataannya adalah, kupu-kupu itu hanya bisa merangkak dengan tubuh gembung dan sayap yang mengkerut dan tak mampu terbang.

Ada yang tidak dimengerti oleh anak yang bermaksud menolong tadi. Kepompong yang terlihat seperti menghambat dan perjuangan kupu-kupu untuk bebas darinya tadi adalah cara Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu mengisi sayap-sayap sehingga sehingga ia siap untuk terbang begitu lepas dari kepompong.[]

Kadang perjuanganlah yang kita perlukan dalam hidup, karena jika Tuhan membiarkan kita tanpa hambatan akan membuat kita lumpuh dan tidak mampu terbang


Dari buku

MENGASAH HATI

44 Mutiara Hidup yang Akan Membuat Hati Anda Sebening Kaca.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

𝑪𝑨𝑹𝑷𝑬 𝑫𝑰𝑬𝑴

  "𝐊𝐞𝐦𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐦𝐮𝐧𝐠𝐤𝐢𝐧 𝐛𝐚𝐠𝐢 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐨𝐥𝐚𝐤 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐛𝐞𝐫𝐡𝐞𝐧𝐭𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐣𝐮...