Kamis, 02 Desember 2021

MENEMBUS BATAS

 


Batasan segala kemungkinan hanya dapat didefinisikan ketika kita mampu menembus ketidakmungkinan.

(Arthur C. Clarke)

Pengetahuan lama mengatakan struktur tulang yang tidak menunjang, hambatan(drag) akibat angin yang terlalu besar, keterbatasan sistim jantung dan kekuatan paru-paru yang tidak memadai akan membuat seorang tidak akan mungkin berlari menempuh jarak satu mil dalam waktu kurang dari empat menit. Pendapat itu dipercaya sampai pertengahan abad ke 20 oleh ilmuwan, dokter, atlet, pelatih.

Namun, Roger Bannister, seorang pelari dari Inggris pada tanggal 6 Mei 1954 mampu berlari satu mil dalam waktu 3 menit 59.4 detik!

Ia menembus batas 4 menit itu karena ia percaya dan yakin bahwa ia bisa.

Pada tahun itu, setelah Bannister menembus batas satu mil dalam empat detik, 37 pelari lainnya menembus batas itu juga.Pada tahun berikutnya, 300 pelari menembus batas tersebut.

Apa yang menyebabkan hal itu terjadi?

Tidak ada latihan yang intensif. Tidak ada yang menemukan cara melawan hambatan angin. Struktur tulang dan fisiologis manusia tidak mengalami perubahan yang tiba-tiba.

Tetapi sikap dan persepsi manusia telah berubah drastis.

Yang dilakukan Roger Bannister adalah menepis keraguan dan menghancurkan ketidakpercayaan orang-orang yang lamban. Ia berjuang berbekal keyakinan, bahwa manusia bisa melakukan lebih dari apa yang didogmakan saat itu meskipun dalam pandangan orang lain hal itu 'mustahil' dilakukan...

Kemungkinan dan ketidakmungkinan itu ibarat dua sisi yang berbeda. Kita hanya perlu membalik ketidakmungkinan, untuk menemukan kemungkinan.

Dari buku

The Tsunami Effect

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

20.000 BERBANDING 1

 "𝙼𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚌𝚊𝚢𝚊𝚒 𝚙𝚒𝚔𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚗𝚎𝚐𝚊𝚝𝚒𝚏 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚎𝚜𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝚔𝚎𝚜𝚞𝚔𝚜𝚎𝚜...