Rabu, 03 November 2021

SHUN MENGEMBANGKAN DIRINYA SENDIRI, MENGATUR KELUARGANYA DAN MEMBERIKAN KEDAMAIAN DI KERAJAAN


Shun yang bernama asli Yao Chonghua adalah orang baik, anggota keluarganyalah yang bermasalah.

Ayahnya keras kepala dan beradat jelek, ibu tirinya jahat dan saudara tirinya egois dan pemalas. Kedua orang tuanya menyayangi saudaranya, tetapi bagi mereka Shun bagaikan duri dalam daging dan mereka memperlakukannya dengan buruk. 

Kedua orang tuanya dan saudaranya selalu berusaha mencelakai Shun. Saat ia menggali sumur mereka menyekop tanah dan berusahalah menguburnya hidup-hidup. Waktu ia memperbaiki atap gudang, mereka sengaja membakar gudangnya. Shun selalu lolos, namun ia tak menyimpan dendam.Ia tetap berbakti kepada orang tuanya dan menyayangi saudaranya. Setiap kali mendapat perlakuan yang buruk, Shun berkata kepada dirinya sendiri "Mungkin saya membuat kesalahan sehingga mereka memperlakukan aku seperti ini".

Sebuah legenda mengatakan, kebaikan Budi Shun itu membuat makhluk lain bersimpati. Saat Shun mengolah tanah, datang seekor gajah membantunya dan beberapa burung membersihkan tanaman gulma.

Karakter mulianya ini juga mempengaruhi orang-orang disekitar dirinya. Saat membuat tembikar di pinggiran sungai Kuning, ia mampu memotivasi orang-orang disekitarnya untuk bekerja lebih serius. Dimanapun bekerja, Shun mengubah lingkungan kerja dan sosialnya dan banyak orang yang mengikuti kepemimpinannya.

Kemudian Kaisar Yao mengenal dan mengaguminya. Bahkan dimasa depan ia memberikan takhtanya kepada Shun yang lalu memerintah pada abad kedua sebelum Masehi. Setelah Shun mengambil alih urusan kerajaan, ia mengangkat para pangeran yang mengatur para pejabat, meneliti keadaan rakyat, mengatasi bencana banjir, kemudian menciptakan ketertiban yang sempurna di kerajaan dan membuat rakyatnya hidup dalam kedamaian dan kesejahteraan 

Saat diri telah disiplin, keluarga dapat diatur dengan benar.Saat keluarga dapat diatur dengan benar,negara dapat diatur dengan baik.Saat negara sudah diatur dengan baik, seluruh kerajaan dapat menikmati keharmonisan dan kedamaian...


Dari buku 

Inspiration from THE GREAT LEARNING

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERAMPOK DAN BOCAH BUTA

 "𝘒𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘭𝘢𝘮𝘪 𝘱𝘶𝘵𝘶𝘴 𝘢𝘴𝘢, 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘪𝘯𝘵𝘶 𝘩𝘢𝘵𝘪𝘮𝘶, 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘤𝘢𝘩𝘢𝘺𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘢𝘬...